Minggu, 19 Agustus 2007
Labuhkan perih hatimu,,,
Dengarlah dengar,,,
bisikan rasa pada ragamu dalam khayalku.
Hanya nafasmu yang kudengar lirih.
Kau buka rahasia tidurmu dalam mimpi bicara.
Malam sematkan rahasianya,
ternyata kau bercinta dibelakangku.
Maka,,,
menepilah cinta saat tak ingin kudekati.
Jangan kau ratapi semua,,
keringkan air matamu,,,
dan labuhkan perih hatimu,,,
Sudah,,,
Cukup kawan,,,,
jangan kau tangisi lagi hidupmu,
kuatkan langkah kakimu
untuk mengejar asamu.
Memang tak kan semudah bicara
dan tak kan semudah kuberkata.
Dan kini kuingin tidurmu tersenyum.
mungkin uluran tanganku ini
tak kan pernah menutupi hancurnya hatimu.
Saat ia meninggalkan dirimu,
dan hanya jejak khayal yang ditinggalkan.
Namun,,
yakinlah kawan,,,
bahwa esok hari semua kan berganti lebih baik,,,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar