Sabtu, 01 September 2007

Gelisah...



Malam ini terlalu panjang tuk dapat kuterjemahkan.
Hatimu terlalu kotor tuk dapat kuagungkan.
Kini resahku perlahan mulai merajut airmata,
dan aku sudah berada diujung gelisah.
Jika kau mau tau apa yang kurasakan kini,
tataplah mataku...
Lihatlah bayangan duka yang kau goreskan.
Lihatlah dengan jelas seberapa parah tetesan darahnya.
Seberapa besar luka yang masih menganga.
Apa kau tahu bagaimana rasanya ?
Apa kau mengerti bahasa airmataku ?
Dapatkah kau pahaminya ?
Atau kau hanya menganggapnya angin lalu.
Hanya kesedihan yang dirangkul kebohongan.
Kebohongan yang selalu merajakan kemunafikan,
dan membuat kegelisahan menjadi ratunya.
Jika memang mungkin itu yang kau rasakan,
hanya satu permintaan yang kumohonkan padamu,
Janganlah kau sapa diriku...
Karna jika ingin kuputuskan...
Bukan perpisahan yang kutangisi...
Tapi justru pertemuan yang kusesali...


Tidak ada komentar: