Berpijak pada satu titik,
dimana malam menjadi selimutnya.
berpandang pada satu asa,
dimana kegalauan selalu menghantuinya.
Seribu serpihan duka tetap ingin menyatu
walau hanya sbg hiasan mati dlm bingkai hidup.
Sebilah pisau mengusik mata
tatkala hati menjadi cemeti jiwa.
Sepatah kata akan selalu membisikkan amanat asihnya
pd secercah cahaya hitam pd tubuhmu.
akankah kau mengerti bahasa gusarku dlm cadar kepalsuan ini ?
Karna aku hanya seekor burung jelita
yg berharap utk ditangkap,
tapi menolak untuk disakiti...
Selasa, 22 Januari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

1 komentar:
Hello. This post is likeable, and your blog is very interesting, congratulations :-). I will add in my blogroll =). If possible gives a last there on my blog, it is about the Flores Online, I hope you enjoy. The address is http://flores-on-line.blogspot.com. A hug.
Posting Komentar