Minggu, 30 November 2008

diam.....

dia menyapa,
tapi seperti biasa selalu ada pembelaan.
aku paling tak suka hal itu,
pengen mengeluh tapi tetap dia ngga ngerti,
jadi lebih baik biarkan saja semua berlalu perlahan.
aku memang kadang egois,
tapi kenapa dia tidak maw mengimbangi.
aku maw pasrah tapi begitu sangat sulit memulainya.
huhhhh.....
napas panjang kuhela, tapi masi sesak juga rasanya
dia yang ngga pernah taw atau mungkin ngga maw tahu...
dia selalu menggantungkan semuanya,
atau aku yang sulit berkata YA??
aku ngga taw siapa yang memulai...
yang jelas sekarang aku diam....
dia diam....
sampai kapan??
aku pun ngga taw...
kita lihat saja kedepannya....let's see.....

Tidak ada komentar: