Berpijak pada satu titik,
dimana malam menjadi selimutnya.
berpandang pada satu asa,
dimana kegalauan selalu menghantuinya.
Seribu serpihan duka tetap ingin menyatu
walau hanya sbg hiasan mati dlm bingkai hidup.
Sebilah pisau mengusik mata
tatkala hati menjadi cemeti jiwa.
Sepatah kata akan selalu membisikkan amanat asihnya
pd secercah cahaya hitam pd tubuhmu.
akankah kau mengerti bahasa gusarku dlm cadar kepalsuan ini ?
Karna aku hanya seekor burung jelita
yg berharap utk ditangkap,
tapi menolak untuk disakiti...
Selasa, 22 Januari 2008
Jumat, 11 Januari 2008
09 Januari 2008
selamat pagi semua napas di hari rabu ini...aku terbangun dengan kelelahan,karna belakangan ini tidurku agak larut.Kemaren tepatnya tgl 8 januari 2008 ponakanku lahir,dengan jenis kelamin laki-laki, yach aku senang karna setidaknya keluargaku punya penerus.Tidak banyak kesan untuknya, karna aku melihatnya seperti bayi2 lain umumnya,atau mungkin karna aku belum begitu mengenalnya.aku sempat melihatnya, dia begitu kecil ( yach secara br lahir) matanya blum mampu menatapkudan telinganya juga tak merespon suaraku,dia sedang diberi asi terus karna tangisnya selalu menyeriakkalo asinya di stop.....haha lucu sekali makhluk kecil itu!!!seperti biasa aku kembali lagi ke kursi itu,kembali menatap komputer bisu yang kaku, aku mencoba menghidupkannya dengan menulis sesuatu yg mungkinhanya sekedar bercerita ulang tentang waktu. Hari ini mataku memang sedikit lelah, mungkin dia sudah sangat ingin diistirahatkan, aku tau tp aku tetap memaksanya!!hehehehe betapa egoisnya aku dengan tubuhku sendiri, tp aku punya rencana creambath nanti sore, setidaknya aku maw memanjakan kepalaku sejenak dr ulah si mata yg menggodanya!!.......huhhh capeeeeekkkkk...
Jumat, 04 Januari 2008
lelah lagi
aku melangkah tanpa arti..
lelah lagi...
bosan dan letih rasanya..
apa yang aku pertahankan disini,
smuanya egois tp aku tak bisa seperti itu..
aku tersenyum dan hanya bisa menerima,..
tanpa ada yang taw ada kebencian yg aku simpan..
sudahlah..
mengalah saja, karna kamu cuma budak manusia...
manusia yg seolah berteriak ttg keadilan...
mengharap totalitas sejati...
padahal menghargai sebuah pengabdian saja dia tak mampu..
lelah lagi...
bosan dan letih rasanya..
apa yang aku pertahankan disini,
smuanya egois tp aku tak bisa seperti itu..
aku tersenyum dan hanya bisa menerima,..
tanpa ada yang taw ada kebencian yg aku simpan..
sudahlah..
mengalah saja, karna kamu cuma budak manusia...
manusia yg seolah berteriak ttg keadilan...
mengharap totalitas sejati...
padahal menghargai sebuah pengabdian saja dia tak mampu..
Langganan:
Postingan (Atom)
